Naruto VS Sasuke,who is the strongest?

Metode “CLT (Communicative Language Teaching)”

Posted by : Unknown
           Communicative language Teaching adalah salah satu metode mempelajari bahasa. Metode ini adalah sebuah pendekatan yang menekankan interaksi atau hubungan antara kedua makna dan tujuan akhir dari belajar. Tujuan metode ini adalah untuk membangun kompetensi atau kemampuan komunikasi pada para siswa dari bentuk, arti dan fungsi. keuntungan dari metode ini adalah menciptakan lingkungan yang ramah, memudahkan untuk memotivasi siswa agar semangat untuk belajar, tanpa mengingat siswa tidak dapat belajar  dengan cepat dan membantu siswa untuk mengembangkan kelancaran siswa dalam berbahasa. Isi dari materi ini sudah bagus dan singkat tidak terlalu banyak jadi mudah dipahami karena mengambil poin-poin yang penting.

                Metode ini disampaikan oleh Fahrizal fadil, penyampaian nya sendiri sudah bagus dan sudah menguasai bahan dia juga memberikan simulasi yang mudah dipahami. Namun selama presentasi Farizal Fadhil agak sedikit grogi dan tidak percaya diri sehingga menggunakan bahasa yang agak sedikit berbelit namun setelah diberikan simulasi saya akhirnya mengerti.
             Pada saat persentasi misalnya sang presenter memberikan simulasi berupa gambar seorang tokoh politik, “Jokowi” kepada para siswa. Sang presenter meminta tanggapan beberapa orang siswa untuk memberikan pendapat tentang “Jokowi”. Disinilah para siswa saling bertukar fikiran untuk meberikan informasi yang berbeda. Sang presenter juga menegaskan bahwa metode ini sangat cocok untuk para siswa yang sedang duduk di bangku SMA, karena pendekatan ini membangun mereka untuk berfikir kritis dan aktif.

Rabu, 14 Mei 2014 0 komentar

Metode “ Portfolio”

Posted by : Unknown
Pada metode ini guru mengumpulkan dokumen atau aktivitas dari setiap siswa di dalam kelas atau bisa juga digunakan pada institusi,organisasi, dan badan hukum. Dari arti kata nya sendiri “port’ berarti laporan singkat dan folio berarti penuh atau komplit. Ketika pemateri menjelas kan tentang metode ini ternyata pada saat semester 5 tepat nya pada mata kuliah writing 4 dosen pengasuh pada saat itu yaitu ibu cut intan meutia menggunakan metode portofolio. Isi dari materi ini lengkap dan jelas dan menggunakan bahasa sederhana sehingga dapat mudah dipahami.

Ada dua tipe portfolio, pertama proces oriented portfolio. Kedua adalah product oriented portfolio pada tipe kedua ini terbagi lagi menjadi dua yakni show portofolios dan documantary portofolios. Proses portfolio ada empat. Pertama collection, selection, reflection dan connection.

Metode portfolio ini disampaikan oleh nurul hidayani. Ia menyampaikan materi ini dengan sangat jelas dan mudah di pahami karena menggunakan bahasa yang sederhana. Dalam penyampaiannya pemateri sudah cukup menguasai bahan. Jadi ketika ia menyampaikan saya sudah mengerti dan selama penyampaian materi nurul menggunakan bahasa inggris secara full dan tetap menggunakan  bahasa sederhana jadi sebagian besar pendengar dapat memahami apa yang ia sampaikan. 
0 komentar

Metode “Collaborative Learning”

Posted by : Unknown
                Metode ini adalah metode belajar dikelas secara berkelompok untuk memecahkan masalah dari pertanyaan-pertanyaan yang sulit dijawab. Kegiatannya yaitu berdiskusi,memecahkan masalah, debat dan memberikan pendapat. Dalam metode ini guru menjadi fasilitator, media dan dapat mentransfer pengetahuan secara baik kepada murid dan murid juga harus aktif memecahkan masalah, berfikir kritis dan memberikan informasi.
               Manfaat dari metode ini adalah para siswa dapat saling mengajarkan atau saling bertukar pikiran. Merode yang sangat mudah untuk di aplikasikan, saling membangun kerja sama dan mampu membentuk kepribadian. Disamping itu metode ini juga memiliki kelemahan. Pertama, membutuhkan proses yang lama untuk belajar. Situasi kelas akan menjadi ribut atau sangat berisik. Dan kemungkinan akan mendatangkan keributan kecil.
                Materi ini disampaikan oleh Dian maya nurita. Isi dari materi ini cukuip sederhana dan menarik jadi mudah untuk di pahami. Bahasa yang digunakan dalam materi ini juga sederhana dan mudah untuk dimengerti. Penyampaian nya sendiri untuk Dian Maya Nurita sudah cukup bagus walaupun agak sedikit grogi dan tidak percaya diri. Padahal menurut saya ia sudah menguasai bahan dengan baik namun bahasa penyampaian yang ia gunakan masih harus belajar lagi. Tetapi selebih nya sudah bagus. 
          
0 komentar

Metode “Small Group and Large Group”

Posted by : Unknown
Small group technique adalah belajar dalam kelompok kecil terdiri antara 8-12 orang. Metode ini gunakan dalam kelompok belajar tertentu seperti komunitas belajar,seminar,rapat dan berdiskusi dalam kelompok dikelas. Sedangkan Large group technique adalah belajar dalam kelompok besar terdiri lebih dari 12 orang. Metode ini digunakan dalam kelompok belajar tertentu seperti pertemuan besar kedutaan,koferensi dan seminar nasional atau internasional. Isi dari materi ini menarik dan sederhana mudah dipahami.

Materi ini disampaikan oleh Juliana. Juliana menyampaikan materi nya dengan tenang dan menguasai bahan jadi materi nya bisa dipahami dan menggunakan bahasa inggris secara penuh namun kurang berekspresi. Diskusi dikelas berjalan dengan santai karena pemateri tidak memberi contoh simulasi dan tidak membuat pendengar antusias akan metode itu namun penyampaian nya sudah baik dan bahasa nya bagus.
0 komentar

Metode “TBI (Task based Instruction)”

Posted by : Unknown
Metode ini mengkhusus kan belajar tentang struktur kalimat dan kosa kata. Siswa mengerjakan suatu tugas berdasarkan instruksi dari guru, seperti ketika belajar tentang struktur kalimat guru meminta siswa untuk membuat kalimat tentang present tense dan siswa pun harus membuat kalimat tersebut berdasarkan instruksi guru. Dan keuntungan dari metode ini adalah dapat dikombinasi kan dengan metode mengajar tradisional, tetapi metode ini juga memiliki kekurangan yaitu membutuhkan kreatifitas dan inisiatif yang tinggi untuk siswa dalam metode ini siswa membutuh kan pemahaman yang luas agar bisa melakukan instruksi yang disuruh guru, kemudian siswa merasa tidak nyaman ketika tugas diberikan untuk dikerjakan dirumah dan yang terakhir ada sedikit interaksi atau keakraban antara guru dan siswa. Namun untuk mengajar tentang struktur kalimat metode ini cukup bagus. Isi dari materi ini singkat dan jelas jika dibaca sudah mengerti. Namun tidak ada penjelasan khusus untuk pengertian task based instruction itu sendiri.

                Materi ini disampaikan oleh Eva ratna Sari, dari penyampaian nya sendiri sudah bagus dan cukup jelas dia juga memberikan contoh soal,dia bertindak sebagai guru dan pendengar sebagai murid dan kemudian kami sebagai pendengar di berikan instruksi untuk mengerjakan soal yang diberikan. Jadi penjelasan dari eva ratna sari sudah cukup jelas. 
0 komentar

Metode “Silent Way”

Posted by : Unknown
        Silent Way adalah metode pengajaran bahasa dibuat oleh Caleb Gattegno yang membuat ekstensif menggunakan diam sebagai teknik pengajaran. Metode ini menekankan otonomi pelajar, peran guru adalah untuk memantau upaya siswa, dan siswa didorong untuk memiliki peran aktif dalam belajar bahasa. Pengucapan dianggap sebagai dasar, siswa mulai memulai studi mereka dengan pengucapan, dan banyak waktu yang dihabiskan berlatih setiap pelajaran.
Keuntungan
  Belajar melalui pemecahan masalah tampak menarik terutama karena menumbuhkan:
         kreativitas,
         penemuan,
         peningkatan potensi cerdas dan
         memori jangka panjang.
Kekurangan
a. Silent Way sering dikritik sebagai metode yang keras. Siswa bekerja dalam isolasi dan komunikasi yang kurang parah di Jalan kelas Diam.
b. Dengan bantuan minimal pada bagian dari guru, metode Silent Way dapat menempatkan dirinya belajar dipertaruhkan.
c. Bahan (batang dan grafik) yang digunakan dalam metode ini tentu akan gagal untuk memperkenalkan semua aspek bahasa. Bahan lain harus diperkenalkan.
       Pada penampilan metode ini, syahrial menyampaikan materi ini cukup jelas. Syahrial juga memberikan sedikit permainan tentang dengan menggunakan metode silent way. Permainan ini adalah permainan yang menginstruksikan agar kami membuat sebuah lingkaran besar dalam satu kelas dan setelah kami membuat lingkaran besar kami diperintahkan untuk membuat suasana menjadi hening dan memejamkan mata kami. Dan setelah itu kami diharuskan menebak sesuatu yang ia berikan. Suasana dikelas menjadi lebih aktif walaupun dalam keadaaan yang sangat panas.
0 komentar

Materi Method of Teaching English

Posted by : Unknown
SIX QUICK STEPS IN ROLE PLAYING



There have already been some attempts to introduce a guide to making up a role play (Shaw, Corsini, Blake & Mouton, 1980; Milroy, 1982; Livingstone, 1983; Rodriguez & White, 1983; Horner & McGinley, 1990). Scholars suggest different steps and various successions in applying role play in teaching. Based on the empirical evidence, we suggest our step-by-step guide to making a successful role play.
Senin, 07 April 2014 0 komentar

Copyright © 2012 My Dream Come True | Naruto Vs Sasuke V2 Theme | Designed by Johanes DJ